Sorting
Sorting merupakan proses pengurutan data pada suatu kumpulan data yang belum berurut. Sorting dapat dilakukan berdasarkan angka ataupun huruf, dan dapat dilakukan secara Ascending (dari kecil ke besar) ataupun Descending (dari besar ke kecil).
Sorting dapat dilakukan dengan berbagai cara dengan waktu yang berbeda-beda. Berikut merupakan cara-cara yang dapat dilakukan:
Simple Sort :
1. Bubble Sort, yaitu cara paling mudah yang dapat dilakukan untuk melakukan Sorting, namun memakan waktu yang sangat lama jika jumlah data sangat banyak.
2. Selection Sort, yaitu proses sorting dengan mencari nilai yang terkecil terlebih dahulu dan diulang sampai data terurut. Proses ini memakan waktu yang cukup lama.
3. Insertion Sort, yaitu proses sorting dengan melakukan pengambilan dan penyelipan data hingga data berhasil diurutkan. Proses ini memakan waktu yang agak cepat.
Intermediate Sort :
1. Merge Sort, yaitu cara pengurutan dengan membagi data-data menjadi kelompok-kelompok kecil dan kemudian cari yang terbesar dari setiap kelompok hingga pada akhirnya kelompok-kelompok itu disatukan kembali dan proses diulang hingga data tersortir.
2. Quick Sort, yaitu proses pengurutan dengan menentukan 4 titik, yaitu titik-titik ujung dan titik-titik tertentu lalu melakukan proses sortir hingga data berhasil terurut.
Dari semua cara-cara Sorting tersebut, Merge Sort dan Quick Sort merupakan cara tercepat dalam proses Sorting.
Searching
Searching merupakan proses pencarian sebuah data atau lebih dari kumpulan data yang tersortir maupun tidak tersortir. Teknik algoritma searching dibagi menjadi 3 cara, yaitu:
1. Linear Searching, yaitu proses pencarian yang terurut dari awal hingga akhir hingga data ditemukan. Proses ini memakan waktu yang tidak menentu, karena tergantung dari letak datanya. Jika letak data terletak pada bagian belakang, maka proses Searching akan memakan waktu lebih lama, begitu pula sebaliknya.
2. Binary Searching, yaitu proses pencarian dengan mencari titik tengah, kemudian menentukan letak data (apakah di kiri atau kanan), kemudian proses ini diulang hingga letak data sesungguhnya ditemukan. Proses ini akan memakan waktu lebih cepat karena pencarian dimulai dari tengah, bukan dari depan/belakang.
3. Interpolation Searching, yaitu proses pencarian yang memiliki prinsip sama dengan kamus, yaitu langsung masuk ke kategori data tersebut. Proses ini akan memakan waktu lebih cepat karena data sudah dikelompokkan terlebih dahulu sebelumnya sehingga dapat mempersingkat proses pencarian data.
Comments
Post a Comment